Bengkalis, 23 April 2026 – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi di Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan forum ketenagalistrikan sebagai sarana dialog langsung antara PLN dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, PLN mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terkait potensi bahaya listrik serta pentingnya penggunaan instalasi yang aman dan sesuai standar.
Dalam pemaparannya, tim PLN menjelaskan berbagai risiko akibat penggunaan listrik yang tidak sesuai prosedur, seperti korsleting, kebakaran, hingga sengatan listrik. Masyarakat juga dibekali pemahaman mengenai langkah penanganan awal saat terjadi gangguan kelistrikan guna meminimalkan risiko yang lebih besar.
Kepala Desa Pambang Pesisir, Maryudin, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai sosialisasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memahami potensi bahaya listrik serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” ujarnya.
Selain edukasi, forum ketenagalistrikan ini juga dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta masukan terkait layanan kelistrikan. PLN memastikan seluruh masukan yang diterima menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
Manajer PLN ULP Bengkalis, Ade, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam penggunaan listrik yang aman dan bertanggung jawab.
“Listrik memang tidak terlihat, namun memiliki potensi risiko yang besar. Melalui edukasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penggunaan instalasi sesuai standar serta lebih waspada terhadap potensi gangguan dan bahaya listrik,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap dapat terus meningkatkan literasi masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, andal, dan berkelanjutan.